(Jakarta) – Wakil Ketua MPR AM Fatwa optimistis persoalan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia bisa lebih baik jika Anwar Ibrahim terpilih menjadi Perdana Menteri di ‘Negeri Jiran’ tersebut. Ia yakin koleganya itu tidak senang dengan cara-cara pemerintahan sekarang dalam menangani persoalan TKI.
“Saya yakin, dia (Anwar) sangat tidak senang dengan perlakuan para penguasa Malaysia saat ini, di mana TKI-TKI sering dipecut, dia pasti akan punya cara untuk mengatasinya,” kata tokoh Partai Amanat Nasional (PAN) ini, usai silaturahmi Anwar Ibrahim dengan tokoh-tokoh pimpinan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Sabtu (6/9).
AM Fatwa mengatakan, persoalan TKI di Malaysia bisa terselesaikan asal terjadi kesepakatan dengan pemerintah Malaysia dan Indonesia. “Yang penting bagi Indonesia, kalau ada suatu kesepahaman antara pemimpin Indonesia yang sedang berkuasa dengan pemimpin di Malaysia, ini (soal TKI yang sering dianiaya) tidak akan terjadi,” jelas AM Fatwa.
Selama ini, lanjut AM Fatwa, pemerintah Malaysia sering menghina Indonesia, salah satunya dalam hal TKI di Malaysia. Untuk itu Fatwa yakin jika Anwar terpilih, hal tersebut mustahil bisa terjadi lagi.
“Selama ini kita sebagai WNI, sering terhina dan tersinggung oleh penguasa Malaysia terhadap TKI. Mereka TKI yang datang ke Malaysia kan seharusnya diperlakukan sebagai sanak keluarga di mana mereka mencari nafkah. Itu kan hak rakyat yang harus diberikan, mudah-mudahan nanti kalau dia terpilih, itu tidak terjadi lagi,” tukas AM Fatwa. (Dhita/IOT-02).
