|
|
- Wakil Presiden Jusuf Kalla kagum dengan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Andi Mappetahang Fatwa karena dinilai memiliki konsistensi politik.
Kalla mengungkapkan hal itu ketika memberi sambutan dalam penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa kepada AM Fatwa oleh Universitas Negeri Jakarta di Kampus B UNJ, Jakarta Timur, Selasa 16 Juni 2009.
Menurut Kalla, AM Fatwa merupakan figur yang penuh tanggung jawab dan berani menerima konsekuensi dari sikap politik yang diambil. Sikap seperti itu pernah membuat Fatwa menjadi tahahan di politik di jaman Orde Baru selama 18 tahun.
Itu sebabnya Kalla dinilai layak untuk mendapatkan gelar honoris causa di bidang Pendidikan Luar Sekolah.
Fatwa dinilai berjasa dalam memberikan pendidikan politik. Selain dari berbagai macam tulisan akademis yang telah dia tulis, Fatwa memberikan contoh dari sikap dan tindakannya dalam berpolitik.
Fatwa juga dianggap bersikap kritis sekaligus memberikan teladan dalam bersikap menghadapi lawan politiknya.
“Politik yang diterapkan patut dipelajari, walau beda dengan pendidikan politik di kampus,” kata Kalla.
Kalla berharap pengalaman dari AM Fatwa dapat menjadi contoh konsistensi dan keyakinan. “Tidak banyak sosok seperti Fatwa yang berani walau dihukum 18 tahun penjara,” katanya.
Selain Kalla, acara penganugerahan terhadap AM Fatwa ini juga dihadiri Ketua MPR Hidayat Nurwahid dan mantan Ketua MK, Jimly Asshidiqie.
• VIVAnews
<!–
–>
