Meningkat, Antusiasme Peneliti Remaja

KOMPAS, Senin, 7 Juli 2008

JAKARTA, SENIN – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) kembali menyelenggarakan Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia (PPRI) untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi baru melalui penelitian.

PPRI 2008 merupakan PPRI yang ke-7 dengan total jumlah proposal makalah yang masuk 330 proposal. Jumlah ini merupakan yang terbanyak dari penyelenggaraan sebelumnya. Hal ini tentu saja menunjukkan dunia penelitian makin diminati.

Saat ini, PPRI memasuki putaran final dengan 15 tim sebagai finalis dalam tiga kategori, yaitu bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK), bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan bidang teknologi.

Menurut Kepala LIPI, Umar Anggara Jenie, dalam era yang semakin maju, siswa dan mahasiswa terjebak dalam dua ekstrim. Tidak berinisiatif mengembangkan pengetahuan atau justru banyak pengetahuan namun tidak menguasai penerapannya dalam dunia nyata. Siswa dan mahasiswa umumnya hanya pasif menerima ilmu pengetahuan dari guru saja.

“Dia boleh saja mempelajari ilmu dari mana saja. Tapi apa yang telah terserap dari ilmu itu, dia harus mampu membangun inovasi untuk menerapkan pada dunia nyata. Menurut saya, itu yang sangat penting,” ujar Umar ketika membuka putaran final PPRI di Depok, Senin (7/7).

Umar menambahkan bahwa persaingan dalam dunia pendidikan dan penelitian makin banyak, baik berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Namun, perkembangan teknologi informasi, yaitu internet, sebenarnya membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siswa dan mahasiswa Indonesia untuk mengembangkan pengetahuannya. “Kita sudah masuk ke era informatika,” tandas Umar.

Meskipun peran sekolah atau perguruan tinggi sangat besar dalam mendukung siswa dan mahasiswa yang kreatif dan inovatif, namun menurut Umar, kunci utamanya tetap ada pada siswa dan mahasiswa itu sendiri.

“Harus ada tenaga pendorong dari dalam mahasiswa dan siswa untuk mengolah apa yang diterimanya menjadi sesuatu yang baru dan inovatif,” ujar Umar.

Umar berharap makin banyak siswa dan mahasiswa yang memanfaatkan ajang ini untuk melatih pengetahuan dan kreativitasnya dalam menghubungkan konsep-konsep dalam ilmu pengetahuan dan dunia nyata sehari-hari.

Selain mengadakan PPRI, LIPI juga menyelenggarakan Lomba Kreativitas Ilmiah Guru (LKIG) yang ke-16. Jumlah proposal yang masuk dalam pendaftaran mencapai angka 201, hampir tiga kali lipat dari peserta yang mendaftar tahun lalu. Ajang final LKIG saat ini diikuti oleh 25 guru dalam lima kategori, yaitu guru SD, guru SMP IPA, guru SMP IPS, guru SMU IPA dan guru SMU IPS.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.