Written on August 13, 2008 – 11:20 pm | by fahmimubarak
Tadi sekitar pukul 11an saya buka detik.com, saya melihat dan membaca isi headline newsnya berjudul “Fatwa Dianugerahi Bintang Mahaputra, Sutardji Budaya Parama”, saya terharu dan bangga karena Bapak AM Fatwa adalah satu tokoh yang saya kagumi di negeri ini telah dianugrahi Bintang Mahaputra oleh Bapak Presiden SBY.
Sebagai putera daerah saya tahu tentang tokoh-tokoh nasional ini dari tv terutama dari koran. Pertama kali saya tahu tentang Bapak AM Fatwa yaitu ketika saya masih duduk di bangku SMP di sebuah sekolah di Majalengka. Dimana waktu itu Bapak AM Fatwa adalah salah satu tokoh penggerak Reformasi 1998. Sejak saat itu saya mengagumi beliau.
Kemudian ketika saya duduk di bangku SMA, saya semakin tahu tentang beliau lewat pelajaran sejarah. Hingga akhirnya ketika saya menjelang lulus kuliah di STT Telkom, saya dapat berjumpa dengan beliau di ruang kerjanya di Gedung MPR-DPR RI.
Sebelum bertemu dengan beliau saya sempat grogi dan sempat berpikir yang bukan-bukan, maklumlah saya hanyalah putera daerah sedangkan beliau tokoh nasional dan menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI. Namun setelah bertemu dengan beliau ternyata semua yang saya pikirkan salah, Beliau orangnya rendah hati dan tidak sombong, kata-katanya halus dan bijak.
Banyak pembelajaran yang saya ambil dari pertemuan yang kurang lebih 2 jam tersebut, di akhir pertemuan beliau memberikan kartu namanya dan memberi “oleh-oleh” berupa buku-buku karangan beliau (10 buah buku).
Buku-buku tersebut judulnya mulai dari “Saya Menghayati dan Mengamalkan Pancasila, Justru Saya Seorang Muslim: Sebuah Skripsi Pembebasan”, “Menggugat Dari Balik Penjara, Surat-Surat Politik AM Fatwa” , hingga “Dari Cipinang Ke Senayan”. Dan masih banyak lagi buku karangan beliau. Setelah membaca buku-buku beliau, saya semakin tahu dan kenal dengan beliau, banyak pelajaran yang saya ambil dari buku-buku tersebut.
Hingga hari ini beliau masih berjuang untuk bangsa ini, lewat perannya sebagai wakil rakyat. Banyak jasa yang telah beliau berikan untuk bangsa ini. Jadi memang sudah kewajiban Bangsa ini menghargai jasa-jasa beliau. Selamat kepada Bapak AM Fatwa yang telah dianugrahi Bintang Mahaputra.
